Saturday, November 17, 2007

ready4anAdventure

seadanya memang, tapi kami berangkat juga toh. orang2 yang sepakat untuk tidak tidur di tenda "doom" (betul gak ya, tulisannya)
wismaBunga-cingkuak,2007

sisa sisa

lihat lah...tidakkah begitu dekat surga dan neraka. kehancuran dan reruntuhan, dan senyum dan cinta. satu dalam keseharian...


Friday, November 16, 2007

Cage, kau curi buku ku..


Adakah yang lebih menyakitkan dari apa yang dirasakan nicolas cage dalam city of angels. Mengorbankan kemalaikatannya, jatuh dan menjadi manusia, merasakan darah di bibir, hujan, sentuhan dan angin, untuk sebuah kebebasan memilih mencintai meg ryan, seorang dokter manusia yang hanya dimilikinya hanya untuk beberapa saat. Berfikir hidup tentang bahagia saja, dia ditinggal mati sang kekasih dalam pelukan yang masih terasa asing dan dingin.

Betapa kejam dan tidak adilnya ku pikir.

Tapi tidak, ia telah mendapatkan apa yang diinginkannya. Free will dan tentu saja konsekuensi dari kebebasan itu, merasakan semua hal. Darah di bibir, hujan, sentuhan dan angin dan juga, kepahitan. Sebuah pecahan cermin kecil yang menyadarkan kita lagi, tentang eksistensi kita sebagai manusia, yang mempertontonkan kembali siapa kita sebenarnya, barangkali.

Tapi kita bukanlah cage yang tidak, secara sadar terbang dan menghempaskan diri ke tanah hingga jatuh darah di bibir, merasakan hujan, sentuhan dan angin...
Betulkah masing-masing kita bukan cage?

Siapapun boleh membantah, free will. Tapi sepertinya kita tidak akan terhindar dari hukum itu. Terlepas dari anda percaya atau tidak dengan perjanjian primordial di alam sebelumnya.

Rasakanlah kebahagiaan, rasakan cinta, rasakanlah bagaimana itu sentuhan, mengapung di laut, di layangkan angin, memuaskan syahwat dalam setiap teguk air, sesuap nasi, dan hangatnya selangkangan, tapi juga ingat, kadang kita juga akan merasakan bagaimana sakitnya menangis, kehilangan, tercampakkan, tercerabut dari tawa dan senyuman, larut dan tenggelam dalam air mata sendiri.
Tidak jauh-jauh untuk melihat itu, kehilangan beberapa buah buku di rak lemari saja telah memutar balikkan dunia ku yang terbangun dengan ceracau burung, hangat pagi dan beberapa batang rokok. c’est la vie..., itu lah hidup, mau ku apakan.., tapi satu hal yang pasti, aku belum lagi memaafkanmu...kau harus ingat itu!!!
[jumat16nov2007]